Sewa Proyektor JogjaProjector merupakan suatu alat optik yang digunakan untuk menampilkan objek visual di layar proyeksi. Seiring perkembangan zaman, proyektor banyak digunakan untuk mendukung terciptanya suatu lingkungan hiburan yang memanjakan mata. Pemanfaatan projector antara lain yaitu untuk pembuatan home theater hingga videomapping yang memerlukan teknologi proyektor yang memadai.

Dengan perkembangan teknologi pada projector, performa kinerjanya pun akan ikut bertambah. Ada tiga jenis teknologi untuk membuat gambar yaitu DLP, LCD  dan LcoS. Teknologi apa yang terbaik saat ini? Mari kita bandingkan.

  1. Digital Light Processing (DLP)

DLP merupakan suatu teknologi pada projector yang umumnya hanya memanfaatkan satu chipdengan ribuan lensa-lensa keci yang berputar dimana setiap lensanya mewakili satu piksel. Cahaya dipancarkan melalui chip dan direfleksikan melalui suatu roda kemudian baru diproyeksikan. Lensa-lensa ini dapat diaktifkan dan sebaliknya oleh sinyal elektronik sesuai kebutuhan warna. Meskipun hanya satu warna yang ditampilkan dalam satu waktu, karena proses yang sangat cepat maka warna utama akan terlihat menyatu menjadi wanrna tertentu oleh mata.

Kelemahan dari teknologi DLP yaitu tingkat kontras cahaya yang kurang serta menampilkan efek rainbow yaitu sebuah efek yang dapat menampilkan kilasan warna-warna ketika penonton melihat layar proyeksi dari samping. Umumnya, chip yang paling bagus hanya mampu menghasilkan 3000 lumens.

Untuk model terbaru, teknologi DLP mampu memanfaatkan tiga chip, masing-masing untuk merah, hijau dan  biru.  Dengan akurasi warna yang baik, perbandingan hitam dan putih yang jelas, proyektor dengan teknologi DLP banyak digunakan di bioskop.

Baca Juga : Review Epson EB-X450 : Proyektor Multifungsi Yang Mendukung Bisnis dan Pendidikan

  1. Liquid Crystal Display (LCD)

Teknologi pada LCD hampir sama dengan teknologi yang diterapkan pada kebanyakan TV. Umumnya LCD memiliki tiga panel sehingga menghasilkan cahaya yang lebih terang.  Pada awalnya, cahaya akan melewati prisma yang memisahkan komponen warna primer menuju panel. Masing-masing warna primer merah, hijau, biru ini menjadi suatu piksel. Ketiga warna yang berbeda ini kemudian digabungkan lalu akhirnya diproyeksikan oleh LCD sehingga Anda akan melihat gambar berwarna yang sebenarnya. Akurasi warna yang ditampilkan LCD akan lebih bervariasi dan tajam dibandingkan chip DLP.

Untuk model terbaru, teknologi LCD dilengkapi optik khusus yang dapat mengurangi efek screen door. Rasio kontras LCD dapat mencapai 200.000:1 yaitu lebih baik dibandingkan DLP yang hanya 50.000:1. Kelebihan lain dari projector LCD yaitu memiliki beban yang ringan sehingga dapat bersifat portable dan ruang penempatan pun lebih mudah.

 

  1. Liquid Crystal on Silicon (LCoS)

CoS merupakan teknologi terbaru di dunia projector. LCoS merupakan perpaduan dari teknologi LCD dan teknologi DLP. LCD berperan sebagai teknologi yang memancarkan cahaya serta DLP yang merekfleksikannya. Jumlah piksel pada LCoS relatif besar sehingga menghasilkan resolusi yang tinggi juga.

Saat ini, kebanyakan projector LCoS minimal memiliki resolusi SXGA. Dengan piksel yang tinggi ini akan menghilangkan flickering, tidak ada efek screen door, tidak ada efek rainbow dan kualitas gambar yang tinggi meskipun untuk memproyeksikan suatu film. Harga yang ditawarkan cukup mahal dibandingkan dengan teknologi proyektor lainnya.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *