Sewa Proyektor JogjaMemilih proyektor yang sesuai dengan kebutuhan memang cukup sulit. Perkembangan teknologi membuat pilihan proyektor menjadi lebih bervariasi. Apalagi jika kita merupakan orang awam yang memiliki pengetahuan sangat minim mengenai proyektor. Nah, agar tidak bingung, inilah cara memilih proyektor yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

  1. Tentukan tipe teknologi proyektor: DLP, LCD, atau LCoS?

Cara memilih proyektor yang pertama, yaitu tentukan terlebih dahulu tipe teknologi proyektor yang akan kamu beli. Terdapat tiga teknologi yang ada pada proyektor, yaitu DLP, LCD, dan LCoS. Apa bedanya?

  • DLP (Digital Light Processing) merupakan teknologi proyektor yang menggunakan jutaan kaca-kaca kecil untuk memproyeksikan sebuah gambar. Gambar yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik, akurasi warna dan kontras yang tinggi, dan penggunaan daya yang rendah membuat teknologi ini sangat cocok untuk digunakan pada home theater.
  • LCD (Liquid Crystal Displays) merupakan teknologi proyektor LCD yang memiliki tingkat kecerahan yang lebih tinggi dibanding proyektor DLP, serta resolusi dan aspek rasio yang tinggi, sehingga membuat proyektor dengan teknologi LCD menjadi pilihan yang tepat digunakan untuk presentasi di kantor, sekolah, kampus, dan sebagainya.
  • LCoS (Liquid Crystal on Silicone) adalah teknlogi proyektor yang merupakan perpaduan antara DLP dan LCD. Teknologi LCoS mampu memproyeksikan gambar dengan sangat terang dan memberikan gambar yang tajam seperti proyektor LCD, dan memberikan akurasi warna dan kontras yang tinggi seperti proyektor DLP.

Baca Juga : Membandingkan Proyektor Sinema Dengan Proyektor Rumah

  1. Tentukan akan digunakan untuk apa dan di mana

Setelah mengetahui teknologi proyektor yang ada, kembali sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Proyektor tersebut nantinya akan digunakan untuk apa dan di mana.

Jika untuk home theater, kamu pilih proyektor DLP. Sedangkan untuk kebutuhan kantor, sekolah, atau kampus, kamu gunakan teknologi LCD.

Kamu perlu memahami keadaan ruangan, tempat kamu akan memasang proyektor. Sebab setiap proyektor memiliki kemampuan yang berbeda-beda, sehingga penempatannya pun akan berbeda juga.

Dari situ, selain bisa menentukan teknologi proyektor yang dipakai, kamu juga bisa menentukan berapa besaran brightness (lumens), contrast ratioaspect ratiomaximum compressed resolution, dan lain-lain, yang sesuai dengan kebutuhan tempat yang akan dipasang proyektor tersebut.

  1. Ukuran proyektor

Jika kamu sangat sering melakukan perjalanan bisnis dan membutuhkan proyektor untuk presentasi, maka proyektor mini yang kecil dan ringan merupakan pilihan yang sangat tepat.

Tapi jika kamu akan menggunakannya untuk konser atau acara-acara besar, maka kamu membutuhkan proyektor besar yang mampu memproyeksikan gambar dengan jelas.

Kamu juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti ketahanan lampu, kecerahan, konektivitas, dan berbagai fitur lain yang kamu butuhkan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *